Kelurahan Bula adalah salah satu wilayah administratif di Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Indonesia. Wilayah ini memiliki kode wilayah administrasi 82.71.08.1006 dan kode pos 97747. Bula dikenal sebagai bagian dari kawasan perkotaan di Ternate Barat dengan keberadaan pantai pasir dan kerikil yang menjadi bagian dari potensi alamnya. Letaknya yang strategis di pesisir Kota Ternate memberikan nilai lebih bagi kelurahan ini baik dalam aspek ekonomi maupun sosial budaya.
Demografi Kelurahan Bula (2024-2025)
Jumlah penduduk sekitar 910 jiwa dengan rasio jenis kelamin laki-laki sebanyak 472 jiwa dan perempuan 438 jiwa, menunjukkan rasio jenis kelamin 107,76.
Luas wilayah sekitar 3,1 km².
Kepadatan penduduk sekitar 294 jiwa per km², yang tergolong sedang dibandingkan kelurahan lain di Kecamatan Ternate Barat.
Penduduk kelurahan ini memiliki berbagai aktivitas ekonomi, dengan sektor informal dan jasa mendominasi.
Data pendidikan dan tenaga kerja menunjukkan adanya sejumlah lembaga pendidikan dan pusat kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah ini.
Visi dan Misi Kelurahan Bula
Visi Kelurahan Bula sejalan dengan visi Kota Ternate yang berorientasi pada:
Mewujudkan Ternate yang mandiri dan berkeadilan dengan perspektif orientasinya adalah:
Pengembangan kemandirian ekonomi masyarakat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional.
Menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan mendorong pelayanan publik berkualitas.
Menumbuhkembangkan kelembagaan sosial yang berbasiskan kearifan lokal dan adat istiadat.
Memberikan ruang yang sama kepada seluruh warga untuk memperoleh hak dan kesempatan dalam pelayanan dan ekonomi.
Melindungi masyarakat kurang mampu serta mempertahankan budaya lokal sebagai identitas.
Kondisi ekonomi terkini di Kelurahan Bula, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, pada tahun 2024-2025 menggambarkan sebuah wilayah yang sedang berupaya pulih dan berkembang dengan beberapa karakteristik utama. Kelurahan ini masih didominasi oleh sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil, serta jasa-jasa terkait sebagai sumber pendapatan utama masyarakatnya.
Kegiatan ekonomi di Bula lebih banyak bersifat skala kecil dan menengah dengan keberadaan sektor informal yang cukup hidup, seperti usaha mikro, perdagangan lokal, dan jasa. Masyarakat juga banyak yang beraktivitas sebagai penambang pasir di kawasan pesisir Bula, yang menjadi salah satu mata pencaharian tradisional di wilayah ini. Namun, peluang pengembangan ekonomi kreatif dan inovasi produk lokal mulai tumbuh untuk memperkuat basis ekonomi masyarakat.
Selain itu, pendapatan domestik regional bruto (PDRB) Kota Ternate terus mengalami kenaikan dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 5% pada tahun 2023, yang sebagian memberikan efek positif terhadap perekonomian di tingkat kelurahan, termasuk Bula. Namun, tantangan seperti pengangguran dan kebutuhan peningkatan daya beli masyarakat masih menjadi perhatian utama dalam perencanaan pembangunan lokal.
Jadi, kondisi ekonomi Bula saat ini adalah sebuah ekonomi lokal yang dinamis dengan perpaduan sektor tradisional dan usaha modern, yang berpotensi untuk berkembang lebih baik seiring upaya pemerintah dan masyarakat dalam pemulihan dan pengembangan ekonomi.
Peran Pemerintah
Peran Pemerintah Kota Ternate dalam pengembangan ekonomi Kelurahan Bula sangat signifikan sebagai bagian dari upaya pengembangan kawasan pusat ekonomi baru di wilayah Kota Ternate, termasuk Kecamatan Ternate Barat. Pemerintah kota mendesain konsep pengembangan yang tidak hanya terbatas pada reklamasi pantai, tetapi juga mencakup penyediaan sarana dan prasarana penting seperti pasar, fasilitas olahraga, rumah ibadah, pusat perdagangan, pusat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan dermaga sebagai fasilitas pendukung ekonomi masyarakat.
Pemerintah kota juga memperhatikan karakteristik lokal, khususnya mayoritas masyarakat di Kelurahan Bula yang berprofesi sebagai nelayan, sehingga rencana pengembangan mencakup pembangunan tambatan perahu nelayan dan jalur keluar masuk perahu yang mendukung aktivitas ekonomi mereka. Strategi pengembangan ini sebagian besar dikelola oleh pihak ketiga atau investor agar tidak membebani anggaran APBD, dengan pemerintah hanya menyediakan konsep dan fasilitasi.
Selain itu, pemerintah Kota Ternate juga melakukan revitalisasi pusat-pusat ekonomi dan membagi pertumbuhan ekonomi agar tidak hanya terpusat di tengah kota, tetapi juga merata ke wilayah utara dan selatan, termasuk Kelurahan Bula. Program-program ini didukung oleh data statistik dan perencanaan yang disusun dalam Dokumen RKPD Kota Ternate serta melibatkan masukan dari kelurahan dan instansi teknis untuk menyempurnakan konsep pengembangan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
Dengan demikian, peran Pemerintah Kota Ternatesangat strategis dalam pengembangan ekonomi Kelurahan Bula, melalui pembangunan infrastruktur, fasilitasi investasi, dukungan terhadap sektor UMKM dan nelayan, serta pengelolaan kawasan pusat ekonomi baru yang memperhatikan kebutuhan dan potensi lokal.