Benang Kreativitas: Sinergi BLKI Kota Ternate dan Pemerintah Kelurahan Bula Hadirkan Pelatihan Gratis
Inisiasi Program Pelatihan
Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Kota Ternate bersama Pemerintah Kelurahan Bula, Kecamatan Ternate Barat, secara resmi menginisiasi program pelatihan menjahit gratis bagi masyarakat di Kelurahan Bula. Program ini bertujuan memberikan keterampilan dasar hingga lanjutan dalam bidang tata busana dan menjadi respons nyata terhadap kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat lokal.

Sasaran dan Partisipasi Peserta
Pelatihan ini secara khusus menyasar ibu-ibu rumah tangga yang memiliki minat atau ketertarikan dalam bidang tata busana. Mereka tidak hanya dijadikan target utama, tetapi juga difasilitasi untuk mengenal dunia menjahit secara lebih mendalam, diharapkan mampu membuka peluang usaha baru demi meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dari total 16 peserta yang disepakati dalam musyawarah persiapan, hingga hari kedua pelaksanaan jumlah peserta aktif hanya 8 orang. Minimnya keterlibatan disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya kesibukan domestik peserta dan hambatan mobilitas.

Jadwal dan Lokasi Pelaksanaan
Program pelatihan tata busana ini dilaksanakan mulai tanggal 13 November hingga 26 November 2025, bertempat di aula pertemuan lantai dua kantor Kelurahan Bula, Kecamatan Ternate Barat. Pemilihan tempat ini didasarkan pada aksesibilitas dan kenyamanan peserta sehingga kegiatan dapat berjalan efektif, sebagaimana terpotret dari dokumentasi pelaksanaan yang memperlihatkan suasana interaktif antara pengajar dan peserta.

Tahapan Kegiatan Pelatihan
Pelatihan hari pertama diawali dengan penyampaian materi dasar tata busana, termasuk pengenalan alat-alat menjahit dan teknik-teknik dasar pembuatan pola. Peserta diberikan wawasan tentang jenis kain, fungsi berbagai benang, serta strategi memilih model busana sesuai tren dan kebutuhan lokal.
Hari kedua kegiatan difokuskan pada praktik pembacaan pengukuran tubuh menggunakan meter khusus menjahit. Keterampilan ini sangat vital sebagai fondasi pembuatan pola busana yang presisi.
Selanjutnya, pada hari-hari berikutnya pelatihan berkembang ke tahapan:
-
Pembuatan pola busana sederhana berdasarkan hasil pengukuran.
-
Teknik memotong kain sesuai pola yang telah dibuat.
-
Proses menjahit manual dan dengan mesin jahit, termasuk perakitan bagian-bagian busana.
-
Pengecekan dan penyelesaian akhir (finishing), seperti pemasangan aksesoris, kancing, dan pengepresan busana.
-
Sesi konsultasi dan kreativitas, di mana peserta diajak berinovasi membuat model busana baru sesuai selera sendiri.
Pendekatan pelatihan hands-on ini membuat peserta aktif belajar dan mengeksplorasi kemampuan menjahit yang sebelumnya mereka belum kuasai.

Kendala Partisipasi Peserta
Kegiatan ini menghadapi tantangan berupa minimnya kehadiran peserta. Pada dua hari pertama, hanya 8 dari total 16 peserta yang mengikuti pelatihan secara langsung. Kondisi tersebut menjadi catatan tersendiri bagi penyelenggara untuk melakukan evaluasi terkait pola komunikasi, jadwal yang lebih fleksibel, dan upaya jemput bola agar pelatihan dapat diikuti oleh lebih banyak masyarakat ke depannya.

Output dan Dampaknya bagi Masyarakat
Program pelatihan ini membawa dampak positif langsung bagi peserta. Mereka memperoleh keterampilan baru yang dapat dijadikan modal usaha rumahan, sehingga berpotensi menambah pendapatan keluarga. Selain itu, semangat gotong royong dan solidaritas antar masyarakat semakin terbangun melalui kerja sama dan interaksi selama pelatihan. Output lain yang nyata adalah terbentuknya jejaring kelompok belajar menjahit, yang dapat berlanjut menjadi komunitas wirausaha lokal di bidang busana.

Sorotan Akhir
Kolaborasi antara BLKI Kota Ternate dan Pemerintah Kelurahan Bula melalui program pelatihan menjahit gratis ini menandai langkah konkret pemberdayaan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga. Meski menghadapi kendala partisipasi, pelatihan ini membuka peluang baru bagi peserta dalam mengembangkan keterampilan dan membangun ekonomi keluarga, serta memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan kelurahan. ~ red: @wiezkf
Comments (0)
No comments yet. Be the first to share your thoughts!
Leave a Comment